Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Mengenal Tanaman Alfalfa dan Bermacam Manfaatnya untuk Kesehatan

Mengenal Tanaman Alfalfa dan Bermacam Manfaatnya untuk Kesehatan Tanaman alfalfa (Medicago sativa) adalah tanaman dari kerabat legum yang semenjak beberapa ratus tahun kemarin dipakai selaku pakan ternak. Tetapi, akhir-akhir ini manfaat tanaman alfalfa untuk kesehatan badan manusia telah makin diketahui.

Sisi tanaman alfalfa yang dapat digunakan ialah biji dan daunnya. Anda dapat tumbuhkan biji tanaman alfalfa dan konsumsi kecambahnya. Biji dan daun tanaman ini cukup kerap jadi suplemen yang umumnya ada berbentuk bubuk, tablet, atau teh.

Mengenal Tanaman Alfalfa

Mengenal Tanaman Alfalfa

Kandungan Gizi Tanaman Alfalfa

Tanaman alfalfa punyai banyak manfaat untuk kesehatan karena kandung nutrisinya yang banyak, misalnya:

  1. Serat
  2. Protein
  3. Karbohidrat
  4. Vitamin, seperti vitamin K, C, B1, B2, dan B9.
  5. Mineral, seperti tembaga, mangan, magnesium, dan zat besi.

Disamping itu, kecambah tanaman ini rendah kalori. Dalam 1 mangkok kecil atau seputar 30 gr kecambah fresh alfalfa cuman terdapat 8 kalori. Tanaman alfalfa berkadar senyawa bioaktif yang tinggi, seperti saponin, kumarin, flavonoid, fitosterol, fitoestrogen, dan alkaloid.

Manfaat Tanaman Alfalfa untuk Kesehatan

Di bawah ini ialah bermacam manfaat yang dapat Anda dapatkan bila konsumsi tanaman alfalfa:

1. Turunkan kandungan kolesterol

Senyawa bioaktif saponin tanaman alfalfa sanggup kurangi peresapan kolesterol pada usus. Ini selanjutnya bisa turunkan kandungan kolesterol keseluruhan dan kolesterol jahat (LDL) pada tubuh.

Walau studi yang mempelajari manfaat ini pada manusia masih begitu sedikit, tanaman alfalfa berpotensi yang besar menjadi therapy penurun kolesterol.

2. Turunkan resiko diabetes

Konsumsi makanan tinggi serat, seperti tanaman alfalfa, dapat menolong mengatur kandungan gula darah. Ini sebab serat mempunyai kekuatan untuk perlambat peresapan glukosa pada usus dan menahan peningkatan gula darah yang mencolok. Dengan begitu, resiko Anda alami diabetes akan turun.

3. Menurunkan tanda-tanda menopause

Konsumsi tamanan alfalfa dipercayai bisa menurunkan tanda-tanda menopause, seperti keringat dan rasa panas khususnya pada malam hari, yang berasal dari pengurangan kandungan hormon estrogen. Tanaman alfalfa memiliki kandungan senyawa bioaktif namanya fitoestrogen yang serupa dengan hormon estrogen.

Senyawa fitoestrogen ini sanggup isi pengurangan kandungan hormon estrogen pada wanita yang mengalami menopause, hingga tanda-tanda menopause dapat berkurang. Tetapi, masih dibutuhkan riset selanjutnya untuk pastikan keefektifan dan keamanan tanaman alfalfa untuk memudahkan tanda-tanda menopause.

4. Melawan radikal bebas berlebihan

Tanaman alfalfa berkadar anti-oksidan yang tinggi. Anti-oksidan ini berperan untuk melawan radikal bebas berlebihan, yang mempunyai potensi mengakibatkan kerusakan beberapa sel pada tubuh dan memicu munculnya bermacam penyakit kronis.

Dengan konsumsi makanan kaya anti-oksidan, seperti tanaman alfalfa, Anda dapat terlepas dari bermacam penyakit akut yang berasal dari penimbunan radikal bebas. Diantaranya ialah penyakit kanker. Tentu saja ini harus disertai dengan skema makan sehat yang stabil.

5. Menurunkan tanda-tanda radang persendian

Tanaman alfalfa diperhitungkan berguna untuk menurunkan tanda-tanda radang persendian. Sangkaan ini datang dari kekuatan tanaman alfalfa kurangi produksi senyawa sitokin yang berperanan besar dalam berlangsungnya infeksi persendian.

Tetapi, sayang masih dibutuhkan banyak studi untuk pastikan keamanan dan efektifitas pemakaian tanaman alfalfa pada radang persendian.

6. Memperlancar ASI

Karena kandung fitoestrogennya, tanaman alfalfa disebutkan sanggup menggairahkan produksi ASI yang optimal. Oleh karenanya, tanaman ini kerap jadi bahan landasan obat herbal pelancar ASI yang umumnya digabungkan dengan jintan hitam (habbatussauda) dan kelabat (fenugreek).

Anda dapat manfaatkan tanaman alfalfa selaku sumber gizi dan anti-oksidan yang bagus. Kecambah tanaman ini dapat Anda buat jadi tambahan pada sandwich, salad, atau tumisan sayur dan sup.

Walau demikian, sama seperti yang telah disebut sebelumnya, efektifitas dan keamanan tanaman alfalfa selaku obat belum seutuhnya bisa dibuktikan. Jadi, seharusnya jangan memercayakan tanaman ini untuk menangani penyakit spesifik.

Disamping itu, bila Anda sedang hamil, konsumsi obat pencair darah, atau mempunyai masalah pada mekanisme ketahanan tubuh, seharusnya konsultasilah sama dokter lebih dulu saat sebelum konsumsi tanaman alfalfa, bagus di dalam wujud tanaman atau suplemen.

Ovhinject
Ovhinject Tips Kecantikan dan Kesehatan :Tips Kecantikan Cara alami hidup sehat menu makanan sehat untuk diet